Thursday, December 28, 2017

belum ada judul


Bukan Ronggolawe,,,
Dia datang menantang resah
Menawarkan irama batin yang pecah
Di atas secangkir kopi dan kemiskinan

Nasib selalu saja mejadi alasan
Sementara hamparan doa ibumu
Kau tak pernah tau apa yg ia panjatkan

Rebahlah Kekasih,,,
Menangislah di luar kemarau
Hingga tak dapat kau bedakan antara airmata atau tetes hujan

Kemarilah,,,Nasib bukanlah Takdir ,Kekasih
Kembalilah,,,Ia adalah yg tidak mempunyai ketiadaan
Dan akhirnya,,,Pada sajakmu tak kulihat riak telaga

Aku bukan pendoa, Kekasih,,,
Hanya pekerja malam yang menggali lubuk di hatimu 
Di parasmu yang tsabit , Kekasih,,,
Kau adalah kopi puncak malamku

Pahit dan kelam tanpa kuseduh